
assalamu'alaikum.wr.wb sobat muslim yang di muliakan Allah
indonesia adalah negara yang demokrasi dan memiliki jumblah penduduk sekitar 257.9 juta jiwa pada tahun 2017 ini, mayoritas penduduk indonesia menganut agama Islam. sekitar 85% jumblah penduduk yang beragama islam di indonesia, subbhanalah jumblah yang fantastik ya sobat.
Awalnya agama islam jelas di sebarkan oleh Nabi Muhammad SAW, seiring berkembangnya zaman agama islam sudah menyebar keseluruh penjuru dunia, berkat jerih payah Rosullullah membawa perubahan dari zaman jahiliyah menuju zaman yang penuh keberkahan ini.
Di indonesia sendiri masuknya agama islam memiliki sejarahnya sendiri, berikut adalh sejrah masuknya agama islam ke indinesia
Islam merupakan agama yang membawa kedamaian sehingga mudah diterima secara baik oleh masyarakat seluruh dunia, salah satunya adalah Indonesia. Pada saat agama Islam masuk, Indonesia telah memiliki kepercayaan animisme dan dinamisme, kemudian Islam meluruskan kepercayaan tersebut. Agama Islam berkembang sangat pesat di Indonesia sampai saat ini, dan hingga sekarang Indonesia menjadi negara pemeluk Islam terbesar di dunia. Ada beberapa cara penyebaran agama Islam yang berlangsung di Indonesia diantaranya yaitu, melalui perdagangan, hubungan sosial, serta melalui pendidikan dan pengajaran.
A. Melalui Perdagangan
Sejak dulu bangsa Arab merupakan bangsa yang sudah melakukan perjalanan jauh untuk berdagang dengan tujuan utama yaitu Negeri Cina. Selain pedagang dari Arab juga banyak pedagang dari Gujarat yang melakukan perjalanan dengan tujuan yang sama. Kegiatan perdagangan yang dilakukan para pedagang dari Arab dan Gujurat berlangsung pada abad VIII menuju Cina melewati wilayah Indonesia. Daerah tersebut diantaranya yaitu disekitar Selat Malaka, disana mereka singgah dahullu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Cina. Selain singgah, mereka juga melakukan perdagangan kepada penduduk sekitar sekaligus mengumpulkan perbekalan untuk melanjutkan perjalanan.
Kegiatan ekonomi yang berlangsung pada saat itu menjadi salah satu cara dalam penyebaran agama Islam di Indonesia yaitu melalui perdagangan. Mereka semua berbaur dari berbagai bangsa yang berbeda untuk melakukan perdagangan.
Sistem perdagangan yang dipakai para saudagar Arab dan Gujarat merupakan sistem pedagangan yang dilakukan Rasulullah SAW, yaitu sistem Ekonomi Islam. Sistem ekonomi Islam mengutamakan kejujuran sehingga masyarakat yang berhubungan langsung dengan para saudagar Arab dan Gujarat merasa kagum dengan sistem ekonomi Islam. Hal ini menjadi daya tarik bagi penduduk asli untuk memeluk agama Islam, karena konsep ajarannya membawa kepada jalan yang benar.
B. Melalui hubungan Sosial
Pada awalnya para saudagar dari Arab dan Gujarat hanya melakukan persinggahan di sekitar selat Malaka. Namun, melihat keramahan para penduduk asli dan sambutan yang hangat maka banyak dari mereka memutuskan untuk menetap.
Keadaan ini membuat hubungan sosial antara para saudagar dan penduduk asli terjalin ikatan yang kuat. Kemudian banyak pula dari para saudagar yang menikahi penduduk asli sekaligus mengIslamkannya.
Perkawinan menjadi sebuah cara menyebarkan agama Islam. Dengan perkawinan mereka membangun keluarga yang kuat dan kokoh dibawah ajaran agama Islam. Para keluarga ini kemudian mengajarkan tentang Islam kepada keturunannya kemudian para keturunan tersebut menyebarkan agama Islam di Indonesia.
Selain melalui perkawinan, hubungan sosial lainnya juga berperan dalam proses penyebaran agama Islam. Seperti kegiatan perdagangan yang dilakukan dengan jujur dengan penduduk asli. Hal ini membuat penduduk asli pertarik dengan sikap dan perilaku para saudagar, kemudian penduduk asli menyatakan diri ingin memeluk agama Islam sekaligus mempelajarinnya.
C. Pendidikan dan pengajaran
Penduduk asli Indonesia sebelum datang ajaran Islam mayoritas masyarakatnya memeluk kepercayaan animisme dan dinamisme, yaitu kepercayaan kepada arwah nenek moyang dan benda-benda keramat yang mempunyai kekuatan.
Sehingga banyak sekalu upacara-upacara yang dilakukan bertujuan unutk menyembah arwah nenek moyang dan benda-benda keramat tersebut. Dengan datangnya agama Islam hal-hal tersebut disisipkan dakwah tentang ajaran Islam. Biasanya ajaran yang disisipkan menerangkan bahwa tuhan yang sepantasnya disembah hanyalah Allah SWT.
Dengan begitu proses pendidikan dan pengajaran tidak terasa sedangkan berlangsung kepada masyarakat. Lama-kelamaan masyarakat mengetahui tentang kebenaran ajaran agama Islam, kemudian mereka mulai memeluk agama Islam. Oleh karena itu, upacara-upacara yang biasa dilakukan tidak hilang dan tetap dilaksanakan tetapi bernuansa Islami.
Selain dengan cara itu, metode pendidikan dan pengajaran juga dilakukan kepada masyarakat secara langsung. Baik melalui dakwa secara jelas, pengajian, diskusi, pondok pesantren, maupun melalui madrasah-madrasah. Mengenai dakwah langsung, Islam memang mengajarkan agar proses pembelajaran berjalan. Allah SWT berfirman dalam Q.S. An-Nahl [16] : 125
Artinya :“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik...” (Q.S. An-Nahl [16] : 125)
Pada ayat diatas jelas bahwa agama Islam dalam penyebarannya tidak menggunakan kekerasan tetapi dengan hikmah. Maksudnya adalah [erlataan tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak (benar) dan yang batil (buruk). Apabila cara ini dibantah maka debatlah dengan cara yang baik pula.
Pendidikan dan pengajaran juga dilakukan kepada para penguasa pribumi, yang pada waktu itu berbentuk kerajaan. Mengapa para raja pribumi tertarik mempelajari Islam? Jawabannya karena para saudagar Islam menerapkan sistem ekonomi Islam, dengan cara berdagan yang jujur maka para saudagar cepat maju dengan konsep Islamnya. Oleh sebab itu, para raja mulai tertarik dan mempelajari sistem ekonomi Islam.
Setelah mengetahui kebaikan dan kebenaran dari sistem ekonomi Islam, maka para raja pun mulai mempelajari ajaran-ajaran Islam lainnya termasuk sistem pemerintahan. Karena ajaran Islam merupakan ajaran yang mengutamakan kebenaran dan keadilan, maka para raja pun mulai tertarik dan memeluk agama Islam. Dengan demikian maka sistem pemerintahan pun berubah dengan mengikuti sistem yang Islami dan kerajaan tersebut mulaik menyebarkan agama Islam ke rakyat dan kerajaan lainnya. Sehingga penyebaran agama Islam di Indonesia terjadi sangat cepat.
Proses penyebaran agama Islam di Indonesia dilakukan bukan hanya oleh para saudagar atau pedagan saja, tetapi juga oleh para ulama dan guru agama. Mereka datang ke Indonesia dan ikut menyebarkan agama Islam di Indonesia. Ulama atau guru yang sangat terkenal menyebarkan agama Islam khususnya di pulau jawa adalah WALI SANGA atau SEMBILAN WALI. Diantaranya:
a. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)
b. Raden Rahmat (Sunan Ampel)
c. Raden Maulana Makhdum Ibrahim (Sunan Bonang)
d. Raden Kosim Syarifuddin (Sunan Drajat)
e. Raden Ainul Yakin (Sunan Giri)
f. Raden Mas Syahid (Sunan Kalijaga)
g. Raden Said / R. Prawoto (Sunan Muria)
h. Raden Ja’far Sadiq (Sunan Kudus)
i. Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati)
Kesembilan ulama diatas berhasil menyebarkan agama Islam di Indonesia dengan jalan damai. Artinya mereka tidak menggunakan kekerasan atau paksaan dalam menyebarkan agama Islam.
Bahkan para wali banyak menggunakan budaya dan kesenian yang ada di Indonesia dalam menyebarkan agama Islam. Sehingga ajaran yang disampaikan mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh penduduk asli. Islam berkembang dengan cepat karena isi ajarannnya mengajak manusia kejalan yang benar dan melarang manusia melakukan perbuatan buruk. Juga memberitahukan bahwa Tuhan yang patut disembah hanyalah Allah SWT., dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Selain itu, didalam agama Islam tidak dikenal stratifikasi sosial atau tingkatan sosial.
Syarat untuk masuk agama Islam sangat mudah dan murah, hanya dengan mengucap dua kalimat syahadat seseorang sudah diakui sebagian keIslamannya.Selain dari ketiga cara diatas yaitu melalui proses perdagangan, interaksi sosial, serta pendidikan dan pengajaran, ada cara lain sehingga Islam dapat masuk dan tersebar di Indonesia, yaitu melalui kerajaan-kerajaan Islam.
Jika sebuah kerajaan telah menerapkan sistem pemerintahan secara Islami maka rakyatnya pun akan mengikuti sistem tersebut. Apalagi jika raja dan para pembesar kerajaan telah memeluk agama Islam. Oleh sebab itu, proses penyebaran agama Islam melalui kerajaan begitu cepat dan sukses.
Demikian sekilas proses penyebaran Islam di Indonesia. Selain melalui proses perdagangan, Islam juga tersebar dengan cara hubungan sosial dan melalui pendidikan pengajaran, serta adat budaya yang diselingi oleh ajaran-ajaran Islam. Penyebaran tersebut tidak terlepas dari orang-orang yang disebut sebagai Wali Sanga (sembilan wali) yang sangat berperan dalam menyebarkan agama Islam.
Penyebara agama islam yang sanagat baik di negri ini. Semoga kita selalu dalam limpahan rahmat Allah SWT, dan semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi sahabat muslim semua, Amin.
Assalamu'alaikum.wr.wb







0 comments:
Post a Comment