Daftar baca

Showing posts with label tata cara. Show all posts
Showing posts with label tata cara. Show all posts

Friday, May 19

Hukum Pacaran Dalam Agama islam Islam

>

Asslamu'alaikum.wr.wb sahabat muslim yang di berkahi Allah.

BErbicara soal pacaran, siapa sih yang tidak tahu dengan istilah ini, pacara yang sudah umum di lakukan hampir seluruh remaja hingga orang dewasa di indonesia maupun mancanegara

Apakah pacaran itu haram??, tentu saja pacaran dalam islam itu di haramkan karen pacaran termasuk perbuatan zina, dan zina adalah perbuatan yang sangat di benci oleh Allah, na'uzubillah.

Sekarang ini pacaran yang sangat marak di kalangan remaja sudah terlalu melampaui batasan-batasan yang telah di ajarkan agama Islam. dalam agama islam pacaran tentu saja tidak di anjurkan, akan tetapi dalam islam ada istilah yang di sebut ta'aruf.

Apa ta'aruf itu?. Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah, taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.

sebagaian besar pasti keberatan dengan ajaran yang di anjurkan Rosulullah ini, karena sudaah menjadi tradisi dari dulu kala jadi sangat susah melepas kebiasaan buruk ini dari kalangan umat muslim remaja maupun orang dewasa.

Masih ingat tidak dengan sabda Rosullullah,"jika dua lawan jenis berduaan, maka yang ketiga adalah setan". sebab itulah banyak remaja yang pacaran dan melewati batasan-batasan yang di ajarkan Rsulullah, Sebagai seorang muslim kita harus menaati peraturan-peraturan yang ada dalam al-quran, karen jika melanggarnya sudah pasti dosa yang kita dapatkan dan dosa itu akan menjerumuskan kita ke neraka, Na'uzubillah.

itulah penjelasa singkat tentang hukum Larangan pacaran dalam Islam, bagi orang tua yang meimiliki anak remaja sebainya selalu kontrol kegiatan-kegiatan yang dia lakukan di luar pengawasan, karena orang tua yang baik pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. semoga Allah selalu melindungi kita dari kemaksiatan, Amin.

Assalamu'alaikum.wr.wb

Monday, May 15

Cara agar Do'a di kabulkan oleh Allah


Assalamu'alaikum.wr.wb

Kita sebagai makhluk ciptaan Allah, pastinya kita pernah bedoa kepadanya dan memohon segala sesuatunya kepada Allah. Tapi banyak orang-orang mengeluh karena menganggap doa-doa yang telah di panjatkan tak kunjung terkabul.

sabarlah dan janagan mengeluh wahai sobat-sobat ku. Ada cara dan adab-adab berdoa yang harus sobat lakukan bila ingin keinginan yang telah sobat sampaikan di kabulkan oleh Allah.

Allah SWT berfirman yang artinya:
"Dan apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu tentang aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon kepada-ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaku, agar mereka selalu berada di jalan yang benar" (QS. Al-Baqoroh:186)

Asbabun nuzul ayat ini berkisah tentang seorang badui yang mendatangi Rosulullah dan bertanya "apakah tuhan kita tldekat, sehingga kita cukup berbisik-bisik saat berdoa kepadanya?", ataukah dia jauh sehingga kita harus berteriak saat memohon padanya?". Rosull terdiam dan tidak menjawab pertanyaan itu, dan akhirnya turunlah ayat ini"(HR. Ibnu Jarir).

Rosulullah SAW terdiam karena pertanyaan orang badui tersebut menyangkut pertanyaan terhadap zatnya. Hal ini dapat kita pahami dari pilihanya berbisik-bisik atau berteriak yang menandakan dekat dan jauh sebagai satuan jarak, ukuran ataupun dimensi.

Allah mendengar setiap doa karena di adalah as-sami. Maha mendengar. Mendengar adalah sifat yang tetap melekat pada Allah dan tak mungkin hilang. Selain itu juga Allah adalah sang maha melihat.

Allah sendiri mewajibkan hambanya agar mengetahui dia adalah dzat maha mendengar dan maha melihat. Artinya, siapapun yang tidak mengetahui itu, maka ia adalah hamba yang tidak mengenal Allah secara mendalam.

"Ketahuilah, sesungguhnya Allah maha mendengarkan"(QS.Al-Baqoroh: 1244).
"Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah maha melihat apa yang kamu kerjakan"(QS.Al-Baqoroh: 233).


Ada tiga golongan yang doa mereka tidak di tolak berdasarkan hadits Tirmidzi:
1. Orang yang berpuasa hingga ia berbuka
2. Imam yang adil
3. Doa orang yang di zalimi


Jika kita ingin doa kita di kabulkan maka kembalilah pada keikhlasan. Keikhlasan merupakan poros dari semua amalan dan ibadah. Termasuk dalam berdoa. Doa orang yang ikhlas, akan lebih di dengar dan di perhatikan oleh Allah. Allah SWT berfirman yang artinya:
"Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadanya"(QS.Al-Mukmin: 14).

Janganlah berdoa untuk dosa dan memutuskan silahturahmi. Ini juga merupakan syarat di terimanya doa. Dari abu said, Nabi SAW bersabda:

"Tidaklah seorang muslim memanjatka doa kepada Allah selama tidak menandung dosa dan memutuskan silahturahmi melainkan Allah akan berikan 3 hal:[1]. Allah akan mengabulkan doanya. [2]. Allah akan menyimpanya baginya di akhirat kelak, dan. [3]. Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yan semisal." para sahabat lantas mengatakan, "kalau begitu kami akan memperbanyak berdoa."nabi salallahu'alaihi wa sallam lantas berkata,"Allah nanti yang akan memperbanyak mengabulan doa-doa kalian."(HR. Ahmad, derajat hasan)

Syaikh Al-Mubarakfury menyebut yang di maksud " tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa" artinya berdoa untuk suatu kemaksiatan, contohnya. "Ya Allah, takdirkanlah aku untuk bisa membunuh si fulan". Sementara itu si fulan tidak berhak untuk di bunuh, atau berdoa untuk memutus silahturahmi. Suatu contoh,"Ya Allah, jauhkanlah aku dari bapak ibuku serta saudara ku". Doa tersebut merupakan bentuk pengkhususan terhadap yang umum.

Imam Al-jazri menjelaskan bahwa memutus silahturahmi bisa berupa tidak saling sapa, saling menghalangi, dan tidak berbuat baik dengan semua kerabat dan keluarga.

Perhatikan juga makanan dan minuman kita terutama kehalalanya. Abu Hurairah menyebut bahwasanya rossulullah SAW bersabda:"Seorang lelaki yang lusuh lagi kumal karena lama bepergian mengangkat tanganya kelangit tinggi-tinggi dan berdoa 'ya rabbi, ya rabbi sementara makanan haram, dan dagingnya tumbuh dari yang haram, maka bagaimanakah dianya bisa terkabul?"(HR. Muslim)

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa yang di maksud lama bepergian dalam rangka beribadah ke pada Allah seperti haji, ziarah, silahturahmi dan yang lainya. Yang bepergian untuk kebaikan saja bisa di tolak, apalagi yang berbuat maksiat. Makanya jagalah diri kita dari makanan, minuman, pakaian haram serta jauhi perbuatan yang tidak di sukai Allah.

Semoga artikel saya ini bermanfaat bagi kita semua. Dan semoga kita di jauhkan dari perbuatan yang mengandung kemaksiatan, Amin. Asalamualaikum.wr.wb

Wednesday, April 26

Adab-Adab Berdoa yang baik



Assalamu'alaikum.wr.wb sahabat seiman yang di cintai Allah.

Adab berdoa ada banyak sekali. semuanya di anjurkan untuk di laksanakan saat berdoa, agar dia menjadi penguat untuk di kabulkanya doa, diantara adab-adab baerdoa adalah sebagai berikut

1. MENIATKAN DEKAT DENGAN ALLAH



Adab berdoa yang paling utama adalah bagaimana kedekatan kita dengan Allah. Cara dekat itu adalah dengan cara menjauhi laranganya dan menjalahkan perintahnya. Mereka yang lebih "di dengar" doanya adalah orang-orang yang istiqomah di jalan yang lurus, orang-orang yang di sisih Allah SWT yang termasuk di dalamnya adalah orang-orang yang sholeh.

Selain upaya agar kita dekat dengan allah azza wa jalla dengan memenuhi segala perintahnya adalah dengan bertawasul.
Allah berfirman:

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada allah dan carilah jalan yang (washilah) yang mendekatkan diri kepada nya, dan berjihadlah pada jalanya, supaya kamu mendapat keberuntungan"(QS.Al-Ma'idah [5]:35)

Salah satu adab berdoa adalah bertawasul, bertawasul yang paling sederhana adalah dengan amal kebaikan(amal sholeh) seperti memuji allah dengan sholawat.

Rosulullah SAW bersabda yang artinya:
"jika di salah seorang kalian berdoa maka hendaknya dia memulainya dengan memuji dan menyanjung allah, kemudia dia bershalawat kepada nabi shallallahh alaihi wasallam, kemudian itu baru dia berdoa sesukanya"(HR Ahmad, Abu Dawud dan di sahihkan oleh At Tirmidzi)

Anas bin Malik r.a meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya:
"Tiada doa kecuali terdapat hijab di antaranya dengan di antara langit, hingga bersholawat atas Nabi Shallallahi alaihi wasallam, maka apabila di baca sholawat nabi, terbukalah hijab dan di terimanyala doa tersebut, namun jika tidak demikian, kembalilah doa itu kepada pemohonya".

Sebagaian ulama berpendapat bertawasul yang lain adalah menghadiahkan bacaan al-quran termasuk Al-fatihah untuk Rosullullah, orang-orang yang sholeh yang telah wafat termasuk mereka yang terhubung dalam sunad ilmu yang telah berjasa kepada kita menyampaikan dan membimbing dalam mendalami ilmunya. Ini termasuk bertawasul dengan amal sholeh.

2. MEMBUKA DOA DENGAN HAMDALLAH DAN PUJIAN BAGI ALLAH SWT DAN SHOLAWAT ATAS NABI SAW.


/
Sebagaimana hadits Fadhalah bin ubaid:
Tatkala Rosullullah saw duduk, tiba-tiba masuk seorang laki-laki lalu berdoa"Allahumaghfirli warhamni". Maka Rosullullah bersabda yang artinya:

"Kamu tergesah-gesah wahai orang yang berdoa, jika kamu berdoa maka duduklah, lalu ucapkan pujian kepada allah dengan sesuatu yang layak baginya, dan bersholawatlah kepadaku dan berdoalah" kemudia ada laki-laki lain berdoa setelah itu, ia mengucapkan pujian kepada allah dan bersholawat kepada nabi, maka nabi bersabda kepadanya
"Wahai orang yang berdoalah engkau niscaya di kabulkan."(HR. Tirmzi. Di sahihkan oleh al-bani)

Memulai doa dengan nama allah taala di ajarkan Al-quran. Dalam surah yang setiap hari kita baca waktu sholat, yaitu surah Al-fatihah. Allah taala berfirman yang artinya:

"Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, yang maha pengasih lagi maha penyayang."

Kedua ayat ini merupakan ayat yang sangat agung, dimana terkandung tauhid rububiyah(pengesaha segala macam perbuatan Allah. Pent.) dan tauhid asma' dan sifat Allah. Maka hendaknya setiap muslim memulai doanya dengan memuji nama Allah Taala dan menyebut nama dan sifatnya.

Allah berfirman yang artinya:
"Hanya milik Allah sam'ulhusna, maka bermohonlah keoadanya dengan menyebut asma'ul husna itu."(QS. Al-A'raf:189)

Perumpamaanya, jika kita hendak meminta tolong kepada seseorang, pastilah kita memulai dengan sesuatu yang baik. Sedang yang akan kita pintakan tolong adalah Tuhan semesta Alam. Tentunya kita menyuarakan pujian dan pemuliaan.

3. MENGAKUI DOSA



Mengakui dosa menunjukan kesempurnaan ubudiyah kepada Allah SWT. Sebagaimana doa nabi yunus yang artinya:
"Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap:"Bahwa tidak ada tuhan (yang berhak di sembah) selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."(QS: Al-Anbiya:87).

4. BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERDOA DAN BERKETEPATAN HATI DALAM MEMINTA



Sabda Rosullah SAW:
"jika salah seorang dari kalian berdoa, hendaknya berketetapan hati dan meminta, dan janganlah mengatakan: ya Allah jika Engkau mau berilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa memaksa Allah."(HR: Bukhori Muslim).

tentu kita mesti bersungguh-sungguh. Tak ada makna sama sekali jika kita tidak bersungguh-sungguh. Kesungguhan itu tampak dengan rutin dan sabarnya kita dalam berdoa.

Nabi SAW bersabda yang artinya:
"Amalan yang paling di cintai Allah Ta'ala adalah amalan yang istiqomah(rutin) walaupun itu sedikit."(HR. Muslim)

Berdoa merupakan sebuah amalan yang sholeh. Ibarat orang yang mengetuk pintu rumah seseorang, jika ia rutin melakukanya, maka pemilik rumah akan menyadari dan mempeelihatkan jika di waktu yang sama, ia mengulang ketukanya. Begitu juga dalam berdoa, jika kita rutin berdoa meskipun sedikit, maka Allah aka memperhatikan kita dan kemungkinan doa kita akan terkabulkan akan semakin besar.

Hati juga harus hadir sebab itu merupakan salah satu sebab terkabulnya doa. Keumuman dalil menunjukan hal tersebut, Allah ta'ala berfirman:
"Berdoalah kepadanya dengan rasa takut(tidak akan di terima) dan harapan (akan di kabulkan)".(QS. AL-A'raf:56).

Nabi SAW bersabda yang artinya:
"Berdoalah kalian kepada Allah dengan hati yang yakin akan di kabulkanya doa, dan ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai".(HR. At-Tirmizi)

5. BERWUDHU DAN MENHADAP KE KIBLAT DAN MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA



Hal itu akan mendatangkan kekhusyuan dan kejujuran dalam menghadap. Abu Abdillah Bin Zaed mengatakan:
"Nabi SAW keluar dri tempat golat untuk meminta hujan, lalu beliau berdoa dan meminta hujan , kemudia menghadap kiblat dan membalik selempangknya".

Dan sebagaimana hadis Abu Musa Al-Asy'ari, tatkala Rosullullah SAW selesai dari berperang hunain- Abu Musa mengatakan: Beliau memintaair lalu berwudhu kemudian mengangkat kedua tangannya seraya berdoa:" Ya Allah ampunilah Ubaid bin Amir". Dan aku melihat putih ketiaknya."(HR.Bukhari Muslim).

6. MERENDAHKAN SUARA DALAM BERDOA



Allah SWT berfirman yang artinya:
"Berdoalah kepada tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."(QS. Al-A'raf: 55).

Nabi SAW juga bersabda yang artinya:
"Wahai manusia, sayangilah diri kalian, sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada yang tuli dan tidak pula yang jauh, kalian berdoa kepada yang maha mendengar dan dekat, dan dia selalu menyertaimu"(HR. Bukhori)

Nabi juga menekankan kita agar berdoa dengan tidak tergesah-gesah baik dalam hal pengucapan dan pengabulanya. Kita berdoa sekali dan ingin langsung di kabulkanya, sungguh perasaan itu tidak di anjurkan. Apalagi jika seseorang bosan berdoa dan meninggalkan amalan itu, menyangka allah tidak mengabulkan atau yang lebih parah lagi menyangka allah tidak mampu mengabulkan doanya, padahal Allah adalah dzat yang maha mengabulkan doa dan tidak pernah habis pemberianya.

Syaikh Al-Mubarafakturi menjelaskan bahwa Imam Al-Madzhari berkata,"Barang siapa yang bosan dalam berdoa, maka doanyabtidak akan terkabul karena doa adalah ibadah, baik di kabulkan atau tidak seharusnya seseorang tidak boleh bosan dalam beribadah. Tertundanya permohonan boleh jafi belum waktunya doa itu di kabulkan karena segala sesuatu telah di tetapkan waktu terjadinya. Sehingga segala sesuatu yang belum waktunya tidak akan mungkin terjadi".

Atau boleh jafi permohonan itu tidak di kabulkan dengan tujuan Allah mengganti doa tersebut dengan pahala, atau boleh jadi doa tersebut tertunda pengabulanya agar orang tersebut rajin berdoa. Sebab Allah sangat senang dengan orang yang rajin berdoa, karena doa memperlihatkan sikap yang rendah diri, menyerah, dan merasa membutuhkan Allah. Orang yang sering mengetuk pintu akan segera di bukakan pintu begitu pula orang yang sering berdoa maka akan di kabulkan doanya.

7. MEMILIH WAKTU-WAKTU YANG DI ANJURKAN DAN SAAT-SAAT YANG MULIA



Seperti saat-saat setelah sholat, saat azan, antara azan dan qamat, sepertiga malah terakhir, hari jum'at, hari arafah, saat hujan turyn, saat sujud, saat berangkat menyerbu musuh dalam jihad fisabilillah.

8. TIDAK MENDOAKAN JELEK KEPADA DIRI, KELUARGA DAN HARTA



Nabi SAW bersabda yang artinya:
"Janganlah kalian mendoakan jelek kepada diri kalian, jangan oula terhadap anak-anak dan harta kalian, jangan sampai kalian mendapati suatu saat Allah di minta satu permintaan lalu dia mengabulkan untuk kalian".(HR. Muslim)

itu tadi adalah beberapa adab-adab berdoa yang baiik kita lakukan agar doa kita segera di kabulkan oleh allah SWT, semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

Assalamu'alaikum.wr.wb

Monday, April 24

Keutamaan-keutamaan doa


Doa memiliki keutamaan dan faedah yang tak terhitung, kedudukan sebagai suatu bentuk ibadah cukup menjadi bukti keutamaanya, bahkan ia adalah ibadah itu sendiri, sebagaimana yang di sabdakan Rosullullah saw.
"doa adalah ibadah".(HR: Tirmizi, di sahihkan Al-Abani).

meninggalkan doa adalah bentuk menyombongkan diri dari menyembah allah swt, sebagaimana allah berfirman:

"Berdoalah kepadaku, niscaya akan kuperkenankan bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahku(berdo'a kepadaku) akan masuk neraka dalan keadaan hina dina"(QS: Al-Mukmin: 60)".

Doa merupakan rasa tawakal kepada allah SWT, karena pendoa adalah orang yang butuh pertolongan alkah. Dengan berdoa dia menyerahkan urusan hanya kepada nya bukan kepada yang lainya. Kita mewakilkan urusan kita kepada Al-Wakil, Allah SWT. Dalam doa dan tawakal kita menggantungkan diri kepadanya. Inilah prinsio sejati seorang mukmin yang memulangkan semua urusan kepada allah SWT.

"kepada allah lah kami bertawakal! Wahai tuhan kami janganlah engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang lalim"(QS: Yunus:85)

"mengapa kami tidak akan bertawakal kepada allah padahal Dia telah menunjukan jlan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada allah saja orang-orang yang bertawakal itu, berserah diri".(QS. Ibrahim:12)

Doa juga merupakan senjata yang kuat yang di gunakan seorang muslim dalam mencari kebaikan dan menolak kemadharatan, Rosullullah SAW bersabda:

"Barang siapa di antara kalian telah di bukakan baginya pintu doa, pasti di kabulkan pula baginya pintu rahmat, dan allah SWT di minta sesuatu yang Dia berikan lebih Dia senangi dari pada minta kekuatan, sesungguhnya doa itu bermanfaat baik terhadap apa yang terjadi maupun belum terjadi, maka hendaklah kalian berdoa."(HR:tarmizi, di hasankan oleh Al-Albani).

Demikian adalah keutamaan-keutamaan doa bagi setiap mukmin yang mengamalkanya.