Daftar baca

Tuesday, May 16

Kisah Juaraij dan Bayi yang dapat berbicara di pangkuan ibunya



Assalamu'alaikum.wr.wb sahabat seiman yang di rahmati Allah.

kisah juraij yang di kisahkan oleh Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrod.Abu Hurairah berkata, Rosulullah shalallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Tidak ada bayi yang dapat berbicara dalam buaian kecuali Isa bin Maryam dan Juraij"

lalu ada yabg bertanya"Wahai Rosulullah siapakah Juraij?"Beliau bersabda."Juraib adalah seorang rahib yang berdiam diri pada rumah ibadatnya(yang terletak di dataran tinggi/gunung)"

. Terdapat seorang penggembala sapi yang menggembalakan sapinya di lereng gunung tempat peribadatanya dan seorang wanita dari suatu desa menemui penggembala itu (untuk berbuat mesum).

Suatu ketika datanglah ibu juraij dan memanggil ketia ia sedang sholat,"wahai juraij." Juraij lalu bertanya dalam hatinya,"Apakah aku harus memenuhi panggilan ibuku atau meneruskan sholatku?". Rupanya ia mengutamakan sholatnya. Ibunya memangggi untuk kedua kalinya, juraij bertanya lagi tetapi ia masih meneruskan sholatnya. Sampai ibunya memanggil untuk yang ketiga kalinya tetapi juraij masih tetap meneruskan sholatnya.

ketika sudah tak menjawab panggilan, Ibunya berkata,"semoga Allah tidak mewafatkanmu, wahai juraij sampai wajahmu di pertontonkan di depan para pelacur". Lalu ibu nya pun pergi meninggalkanya.

Wanita yang menemui penggembala tadi di bawa menghadap raja dalam keadaan telah melahirkan seorang anak. Raja itu bertanya kepada wanita tersebut,"Hasil dari(hubungan dengan)siapa anak ini?" wanita itu menjawab,"Dari Juraij". Lalu raja bertanya lagi,"Apakah dia yang tinggal di tempat peribadatan itu?", "Benar" Jawab wanita itu.

. Kemudia raja berkata,"Hancurkan Rumah peribadatanya dan bawa dia kemari". Orang-orang llu menghancurkan rumah peribadatanya dengan kapak, dan mengikat kedua tanganya di leher dengan tali lalu membawanya menghadap raja.

Di tengan perjalanan juraij di lewatkan di hadapan para pelacur, ketika melihatnya juraij tersenyum. Raja lalu bertanya kepadanya,"Siapa ini menurutmu?",juraij menjawab,"siapa yang kau maksud?", Raja berkata,"Dia(wanita tadi) berkata bawha anaknya adalah hasil hubungan denganmu", Juraij bertanya kepada wanita itu,"apakah engkau telah berkata begitu?", "Benar" jawab wanita itu. Juraij lalu bertanya,"Dimana bayi iti", orang-orang lalu menjawab, "Di pangkuan ibunya", Juraij lalu menemuinya dan bertanya,"siapa ayahmu", bayi itu menjawab, "Ayahku si penggembala sapi".

Kontan sang raja berkata,"Apakah perlu kami bangun kembali rumah ibadahmu dengan bahan dari emas?", Juraij menjawab,"Tidak perlu". "Ataukah dari perak?", lanjut sang raja. "Jangan". Jawab juraij."Lalu dari apa kami akan bangun rumah ibadahmu?", sang raja bertanya. Juraij menjawab, "Bangunlah seperti semual". Lalu raja bertanya,"Mengaoa engkau tersenyum?". Juraij menjawab,"saya tertawa karena suatu perkara yang telah aki ketahui, yaiutu terkabuknya doa ibuku terhadao diriku".kemudia juraij memberitahukan itu kepada mereka

Subhanallah kisah Juraij ini, Betapa keramatnya Doa seorang ibu kepada anaknya, semoga dari kisah di atas kita bisa mengambil hikmah yang terkandung dalam kisah tersebut, dan semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

Assalamu'alaikum.wr.wb

0 comments:

Post a Comment